KEGIATAN SOSIALISASI DAN LAUNCHING ANTAR JEMPUT (LAJU) DI KABARUAN

Kabaruan, Jumat 10 Juli 2020

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan menciptakan pelayanan perizinan yang cepat, tepat dan terukur maka diperlukan  inovasi-inovasi dalam pelayanan perizinan. Untuk itu dimasa pandemi covid 19 dalam situasi new normal  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kepulauan Talaud melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Launching Layanan Antar Jemput (LAJU). Program LAJU ini adalah bagian dari inovasi pelayanan dimana dalam proses pengurusan izin usaha, pelaku usaha dapat mengurus izin usahanya tanpa harus datang ke kantor DPM-PTSP, hal ini terjadi karena lewat program LAJU ini pelaku usaha dapat menggunakan kanal berupa pusat layanan perizinan dan media sosial resmi. Disamping itu lewat program LAJU ini setiap dokumen perizinan diantar dan dijemput langsung oleh petugas khusus dari DPM-PTSP, pelaku usaha cukup menunggu di rumah saja. Hal ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik dan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha, pelayanan perizinan berusaha harus dilaksanakan secara elektronik atau Online Single Submission (OSS). OSS adalah Lembaga pemerintah non kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang koordinasi penanaman modal (Lembaga Peengelola dan Penyelenggara OSS).

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka DPM-PTSP melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan launching program LAJU yang kemudian dilanjutkan dengan pelayanan perizinan secara  langsung kepada pelaku usaha dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dimasa pendemi covid 19. Sehari sebelum pelaksanaan kegiatan yaitu hari Selasa, 7 Juli 2020, anggota Tim dari DPM-PTSP a.n. Seblum Sahabir sudah berangkat terlebih dahulu ke Kecamatan Kabaruan untuk mempersiapkan lokasi pelaksanaan acara serta hal-hal lain sehubungan dengan kelancaran acara ini, sehingga pada saat pelaksanaan sudah tidak ada kendala atau hal-hal yang kurang, sedangkan Kepala Dinas dan Kepala Bidang serta anggota Tim yang lain berangkat Rabu 8 Juli 2020, pukul 06.30 menggunakan angkutan laut speed boat.

Acara sosialisasi dan launching program LAJU dilaksanakan pada hari Rabu 8 Juli 2020 pukul 09.00 WITA bertempat di Sanggar Seni Desa Mangaran Kecamatan Kabaruan. Acara ini di hadiri oleh Bupati Kepulauan Talaud dr. Elly Engelbert Lasut, ME dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga. Acara ini juga dihadiri oleh Camat Kabaruan Djemi Laluraa, SH, MH. Kapolsek Kabaruan, Danramil Kabaruan, para pelaku usaha dan Kepala Desa dari12 (dua belas) Desa yang ada di Kecamatan Kabaruan. Acara diawali dengan Doa dan dilanjutkan dengan Laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala DPM-PTSP Kabupaten Kepulauan Talaud Jakson Parapaga, ST, ME kemudian Bapak Bupati memberikan sambutan dan membuka secara resmi sosialisasi launching program LAJU yang ditandai dengan pemakaian rompi kepada petugas LAJU dari DPM-PTSP, sedangkan Bapak Wakil Bupati menyerahkan izin usaha yang telah selesai diproses oleh DPM-PTSP melalui Online Single Submission (OSS) kepada beberapa orang pelaku usaha di Kecamatan Kabaruan.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Talaud menyampaikan bahwa di era four point o (4.0) sekarang ini, sangat penting bagi masyarakat untuk mengikuti dan menyesuaikan perkembangan teknologi. Khusus bagi pelaku usaha dengan memahami dan menggunakan teknologi informasi/digital adalah faktor penting untuk mengembangkan usahanya. Di masa sekarang media teknologi informasi seperti facebook, instagram, whats app dan yang lainnya telah dimanfaatkan sebagai media untuk menjual/memasarkan komoditas ataupun jenis usaha yang dimiliki kepada dunia luar. Manfaat yang dirasakan oleh pelaku usaha dengan memanfaatkan teknologi informasi sangat besar, dimana semakin banyak pangsa pasar yang bisa dijadikan sarana pemasaran produk dan semakin banyak orang/konsumen yang mengetahui jenis produk yang dijual.

Bupati mengharapkan agar dengan adanya inovasi yang dilakukan oleh DPM-PTSP melalui program LAJU maka akan mempermudah dan mempercepat pelayanan perizinan kepada pelaku usaha, karena pelaku usaha tidak perlu harus datang ke kantor DPM-PTSP di Melonguane, asalkan melengkapi semua persyaratan pengurusan surat izin, cukup menunggu di rumah saja dan dokumen izin usaha akan diantar oleh petugas kantor DPM-PTSP. Bupati juga mengharapkan Pemerintah Desa melalui para Kepala Desa agar mendorong masyarakatnya untuk mengurus izin usaha dengan memanfaatkan fasilitas teknologi dan kemudahan-kemudahan pengurusan melalui inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

Kepada Aparatur DPM-PTSP Bupati menegaskan untuk bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak mempersulit pelaku usaha dalam pengurusan surat izin dan tetap mengedepankan pelayanan prima, tidak meminta imbalan/jasa (pungli) dalam setiap pelaksanaan tugas, karena dalam pengurusan surat izin usaha tidak dikenakan biaya, kecuali untuk beberapa jenis izin yaitu IMB, Izin Trayek dan Izin Minuman Beralkohol yang masih dikenakan taruf retribusi yang harus disetor langsung oleh pelaku usaha ke kas daerah melalui Bank Sulutgo. Dalam kegiatan ini Bupati juga menyerahkan surat izin usaha yang sudah selesai diproses kepada beberapa pelaku usaha di Kecamatan Kabaruan, yaitu Ibu Meity Pangkey, Bapak Adi Usman dan Ibu S. Taarega kemudian dilanjutkan dengan launching program Layanan Antar Jemput (LAJU) yang ditandai dengan pemakaian rompi LAJU kepada petugas dari DPM-PTSP. 

Acara sosialisasi dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh beberapa orang narasumber, antara lain Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kepulauan Talaud Jakson Parapaga, ST, ME; Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Talaud Ir. Lukas Auy, ME; Kepala BRI Unit Lirung Bpk. Nicholas Gumansalangi, SE dan Bpk. Rangga sebagai perwakilan dari Kantor Pelayanan dan Konsultasi Pajak Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Frona P. R. Tinihada, S.IP. Kepala DPM-PTSP menyampaikan materi : “Perizinan Berusaha melalui Online Single Submission (OSS)”, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik, dan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja menyampaikan materi tentang “Pembinaan Pelaku Usaha dan Ketenagakerjaan Kabupaten Kepulauan Talaud” sedangkan Kepala BRI Unit Lirung menyampaikan materi tentang Fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh Bank BRI bagi pelaku usaha, antara lain dengan penyediaan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berguna untuk membantu penambahan modal usaha, dimana erat kaitannya dengan kepemilikan izin usaha sebagai salah satu penunjang kemudahan penerimaan KUR. Perwakilan dari Kantor Pelayanan dan Konsultasi Pajak Kabupaten Kepulauan Talaud adalah narasumber yang memberikan materi terakhir yang berhubungan dengan pajak, diantaranya adalah tata cara pembayaran pajak, pengurusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan kewajiban melapor pajak setiap tahun bagi wajib pajak termasuk pelaku usaha.

Dari materi yang disampaikan oleh para narasumber, ada beberapa pelaku usaha dan juga Kepala Desa yang menyampaikan pertanyaan diantaranya Bpk. J. Malara (pelaku usaha dari Desa Rarange), Ibu Meike (pelaku usaha dari Desa Kabaruan) dan Bpk. S. Saraung (Kepala Desa Bulude Selatan), bertindak sebagai moderator dalam sosialisasi ini adalah Kepala DPM-PTSP dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan. Acara sosialisasi kemudian ditutup oleh Kepala DPM-PTSP Jakson Parapaga, ST, ME, didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja, dan Camat Kabaruan Djemi Laluraa, SH, MH. Acara kemudiandilanjutkan dengan pelayanan perizinan secara online kepada para pelaku usaha yang dilakukan oleh Tim dari DPM-PTSP yang dikoordinir oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan mulai Rabu 8 Juli 2020 sampai dengan Jumat 10 Juli 2020.

Pelayanan dipusatkan di Rumah Dinas Camat Kabaruan di Desa Mangaran. Dalam pelayanan langsung ini Tim DPM-PTSP langsung memproses permohonan izin usaha yang disampaikan oleh pelaku usaha. Rata-rata izin usaha yang diproses adalah usaha penjualan sembilan bahan pokok (sembako) dan usaha pembelian hasil perkebunan seperti pala, cengkeh dan kopra. Dalam pelayanan langsung ini Kepala Bidang bersama Tim yang ada menyampaikan persyaratan yang harus dipenuhi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik adapun syarat untuk masuk dalam Online Single Submission (OSS) setiap pelaku usaha wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), kemudian mengentry datanya dalam OSS untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bukti bahwa usaha yang dimiliki sudah terdaftar dalam OSS. Selanjutnya setelah memiliki NIB maka DPM-PTSP akan menindaklanjutinya dengan menerbitkan Pemenuhan Komitmen untuk mengaktivasi surat izin setelah dilakukan peninjauan lapangan (untuk usaha yang membutuhkan peninjauan lapangan) dan memperoleh rekomendasi dari Tim Teknis Pelayanan Perizinan sesuai bidang usaha yang diajukan. Adapun untuk jenis perizinan tertentu (Izin Mendirikan Bangunan/IMB, Surat Izin Trayek dan Surat Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol/SITPMB) maka pelaku usaha harus terlebih dahulu membayar retribusi di bank sesuai dengan besaran retribusi yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud Nomor 10 Tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

Pada dasarnya tidak ada batasan bagi pelaku usaha untuk melakukan/mengembangkan usahanya, akan tetapi apabila melakukan perluasan usaha maka terlebih dahulu pelaku usaha mengurus NIB Perluasan. Antusiasme pelaku usaha yang mengurus izin dalam pelayanan langsung ini cukup baik, karena ada cukup banyak pelaku usaha yang mengurus izin usaha dan Tim DPM-PTSP langsung memproses setelah semua persyaratan sudah terpenuhi.

Rangkaian acara mulai sosialisasi program LAJU dan pelayanan langsung kepada pelaku usaha di Kecamatan Kabaruan selesai dilaksanakan hari Jumat 10 Juli 2020 pukul 17.30 WITA. Karena akan melaksanakan tugas keluar daerah mulai Jumat 10 Juli 2020, maka Kepala DPM-PTSP kembali ke Melonguane hari Kamis, 9 Juli 2020 pukul 17.30 WITA sedangkan Kepala Bidang serta anggota tim lainnya dari DPM-PTSP kembali ke Melonguane hari Jumat 10 Juli 2020 pukul 17.45 WITA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *